Taman Sari

Masih masuk dalam satu komplek dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, sebuah tempat yang dahulu kala digunakan untuk pemadian puteri Keraton. Ialah TAMAN SARI. Berlokasi di sebelah barat daya dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taman Sari menjadi tempat yang wajib anda kunjungi ketika berlibur ke Yogyakarta.

 

Memiliki luas kurang lebih 10 hektar yang terdiri dari bangunan, kolam pemandian, danau buatan, pulau buatan dan lorong bawah tanah yang menjadi kesatuan yang menarik untuk di telusuri. Taman sari dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwana I pada tahun 1758. Sejatinya Tamansari terdiri dari 4 bagian utama. Namun, karena perkembangan jaman sekarang hanya tinggal 2 yang dapat anda jumpai.

via wikipedia.org

Bagian pertama yang terdiri dari danau buatan yang disebut Segaran. Dulu tempat ini digunakan oleh Sultan dan keluarga untuk bersampan. Sekarang danau buatan ini sudah tertutup pemukiman warga yang lebih dikenal dengan kampung Tamanan. Ditengah segaran terdapat Pulo Kenongo dan berdiri kokoh bangunanan bertingkat bernama Gedhong Kenongo. Jika dilihat dari kejauhan, Gedung ini seperti mengamang di atas air. Sehingga banyak orang yang menjuluki Tamansari sebagai “Istana Air” atau Water Castle.

via pixoto.com

Disebelah selatan Pulo Kenongo terdapat Pulo Cemethi atau Pulo Panembung yang biasa digunakan oleh Sultan untuk bermeditasi. Ada juga yang menyebutnya sebagai “Sumur Gumantung” karena terdapat sumur yang menggantung diatas permukaan tanah. Bagian barat dari Pulo Cemethi terdapat bangunan yang berbentuk seperti cintin yang disebut Sumur Gumuling, yang hanya dapat di akses melalui terowongan bawah tanah saja. Dulu tempat ini juga berfungsi sebagai masjid.

via panoramio.com

Bagian kedua terletak disebelah selatan danau buatan yang bangunannya relatif masih utuh hingga sekarang. Terdapat Gedhong Gapuro Hageng yang merupakan pintu untuk raja-raja pada waktu itu. Sebelah timurnya terdapat halaman luas berbentuk persegi delapan. Dulunya juga terdapat gedung di tengahnya yang bernama Gedung Lopak-Lopak. Dan tepat disebelah timurnya terdapat Umbul Pasiraman atau Umbul Binangun, yang merupakan kolam pemandian Sultan, Permaisuri, para istri (garwo ampil) dan puteri raja. Selain itu terdapat Gedhong Sekawan, Gedhong Gepuro Panggung dan GedhongTemanten.

Agar tidak penasaran, anda dapat berkunjung ke Tamansari pada pukul 08.00-16.00. Dengan tiket untuk wisatawan domestik sebesar Rp. 5.000,- dan Rp. 12.000,- untuk wisatawan mancanegara. Kalau anda mau membawa kamera, juga dikenakan biaya sebesar Rp. 2.000. Jadi kapan anda akan berkunjung ke Taman Sari?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *